Sukma dan Masyarakat

Oleh: Noverius Laoli 

Presentasi ini berbicara tentang bagaimana menyelaraskan antara  sukma atau suara  hati manusia dengan masyarakat atau tertib sosial.  Kedua hal ini sering sekali bertentangan, akibatnya manusia sering berada pada dilema, ketika ia berhadapan dengan suara hatinya dan masyarakat di mana ia hidup. Manusia sering terjebak dalam kebebasan batin dan tertib sosial. Tapi sebenarnya kedua kutub tersebut bersifat relatif.

Mengorbankan kebebasan batin untuk membuat manusia lebih baik, bukanlah sesuatu yang salah, karena secara kodrat manusia memiliki kepentingan masing-masing. Manusia adalah mahluk individu yang terperangkap dalam masyarakat sosial. Maka untuk mengharmoniskan kedua hal ini perlu mencari solusi yang sifatnya konstruktif. Contoh yang paling kongkret adalah melalui kerja sama individu dan antar bangsa dalam lingkup yang lebih luas.

Soejatmoko, memberi dua jembatan penghubung untuk tercapainya kerja sama yang sehat dan berkualitas antar individu yaitu

1. Institusi Intelektual

Setiap anak hendaknya mengikuti program pendidikan SD sampai Perguruan Tinggi kalau mampu. Tujuan dari pendidikan ini adalah untuk menjadikan individu semakin otonom, kreatif, cerdas, dengan demikian mereka berani berpikir sendiri “Sapere aude” ala Kant. Dari pendidikan inilah anak dididik untuk mengenal situasi zaman dan berpikir kreatif untuk mengubah zaman.

2. Kristalisasi Nilai Moral.

Batin, yang didasarkan pada solidaritas kemanusiaan. Bagaimana intelektual dapat diseimbangkan dengan moralitas agar manusia menjadi mahluk yang beretika dan bermoral. Tapi agar manusia menjadi mahluk yang mampu berpikir pada nilai-nilai moral. Jadi manusia tidak menjadi mahluk yang kaku dan rasional saja seperti robot, tapi juga menjadi manusia yang fleksibel, manusia  yang memiliki budaya.

~ oleh noveonline pada November 28, 2007.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: